saat lebat dan saat botak

Ni foto bulan oktober bareng bg ventus

ini pas dini hari jam 00:50 WIB tanggal 6 November 2011 :)
Category: 0 komentar

pre wedding session with mr John Executive at Pose Studio










Category: 0 komentar

Udah ada temen baru qu hp 430 :)

thanks buat pak abby pada tanggal 23 oktober 2011

Category: 0 komentar

blackberry gemini 8520 blue


semoga awet......yach....
Category: 0 komentar

Keluarga Besar Rudi Sahrizal, S.Kom Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa


Fajar ramadhan segera menghampiri dunia, selembar sutra menghapus noda, sebening embun penyejuk kalbu, sucikan hati bersihkan jiwa di bulan yang suci.
Keluarga Besar Rudi Sahrizal, S.Kom Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa……
Category: 0 komentar

tempat wisata dibalikpapan

Ini adalah untuk pertama kalinya aq ke balikpapan karena ada test BUMN, skalian keliling kota nya. nih foto diambil dari internet, namun aq dah kesana juga mengunjunginya...

Bandara Sepinggan. perjalanan dari jakarta sekitar 1 jam 50 menit


Taman Bekapai. tempat wisata kuliner dan nyantai dikota balikpapan

Pelabuhan dibalikpapan. kota balik papan dipinggir laut loh...

Monpera. monumen perjuangan rakyat ada dipinggir laut loh... banyak yang nyantai disini karena angin sepoi-sepoi

Kebun Sayur. sebelum pulang singgah kesini dolo untuk bawa oleh-oleh khas dari balikpapan... :)

Mengatasi Jenuh Ditempat Kerja

Setiap pekerja pasti mengalami kejenuhan ditempat kerjanya. Untuk mengusir rasa jenuh ditempat kerja, sebenarnya banyak hal yang dapat kita lakukan. Berikut ini beberapa yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat lebih bersemangat dan tidak jenuh dalam menjalani aktivitas kerja Anda.

1. Bersyukur
Jangan terfokus pada kekurangan tempat Anda bekerja. Hindarilah mengeluh, renungkan dan syukurilah segala aspek positif yang Anda dapatkan. Lebih baik, memikirkan apa yang dapat Anda berikan untuk perusahaan atau tempat Anda bekerja. Dengan begitu, secara otomatis perusahaan atau tempat Anda bekerja akan lebih menghargai kinerja Anda dan memberikan segala fasilitas untuk Anda.
2. Lakukan hal-hal baru
Cobalah melakukan perubahan baru setiap minggunya. Seperti mengganti gaya penampilan formal ke kantor dengan gaya yang lebih fashionable. Atau menata dan menghias meja kerja dengan elemen-elemen yang Anda sukai.
3. Lebih kreatif
Jangan hanya menunggu perintah-perintah dari atasan, tapi perluaslah wawasan, gali dan ungkapkan ide-ide cemerlang. Buat target kerja yang jelas dan menantang. Rayakan dan berilah hadiah untuk diri sendiri jika Anda berhasil menyelesaikan tugas kerja yang sekiranya sulit. Hal ini bisa lebih memacu semangat dalam bekerja.
4. Ciptakan suasana positif
Ikuti obrolan rekan-rekan di kantor dan lenturkan kebosanan dengan humor atau candaan. Lakukan hal-hal yang menyenagkan dikantor sehingga rasa jenuh hilang dengan sendirinya.
Category: 0 komentar

6 Sikap Staff Karyawan Yang Dibenci Atasan Senior dan Staff lain

Staff Karyawan

Saat ini, mencari pekerjaan memang sulit. Hal ini seharusnya membuat semua karyawan yang sudah bekerja bersyukur dan tidak serta merta selalu menuntut hak mereka. Semua hal yang dilakukan oleh karyawan pasti akan diamati oleh atasan, dan atasan akan menilai kemampuan dan sikap Anda selama bekerja. Berikut ini adalah sikap-sikap karyawan yang dibenci oleh atasan.

1. Kurang motivasi
Tipe ini adalah karyawan yang kegiatannya hanya berkeliling ruangan kantor, mengajak setiap orang mengobrol dan tidak pernah benar-benar selesai mengerjakan tugasnya.

2. Bermasalah dengan komunikasi
Tipe ini tidak bisa berkomunikasi secara efektif. Dia suka berkata dan bertingkah kurang sopan di lingkungan kerja, dan cenderung berlaku kasar terhadap karyawan lain atau klien. Saat menghadapai suatu masalah, ia akan diam saja dan tidak bercerita kepada atasan sehingga akan lebih mudah mengalami stres.

3. Terlalu banyak alasan atau suka berbohong
Karyawan ini tidak pernah mau disalahkan dan selalu mencari alasan kalau kedapatan melakukan kesalahan.

4. Merasa tersaingi
Tipe ini juga sulit menerima orang baru dalam perusahaan, terutama jika orang tersebut lebih pintar, lebih berpengalaman dan penampilannya lebih menarik.

5. Sulit Beradaptasi
Tipe ini lebih memilih bekerja dengan caranya sendiri dan tidak bisa beradaptasi dengan metode baru yang mungkin lebih aman, mudah, cepat dan efisien. Hal ini membuatnya tertinggal dari rekan-rekan kerja lainnya.

6. Suka Mengeluh
Selalu mengeluh setiap mengerjakan tugas yang diberikan, tidak bersemangat saat kerja dan kerap memprotes kebijakan perusahaan atau kesal saat harus kerja lembur sehingga semua tugas yang diberikan akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal.

Saat semua karyawan ingin mendapatkan kenaikan gaji atau bertahan di perusahaan yang dia tempati, ada baiknya menghindari 6 sikap di atas.

1 juni 2011 dah bertengger dirumah

Bigland :)

Category: 0 komentar

mendadak model kaspersky


26 April 2011
"mendadak model "

model : Rudie
photografer : Nero Li
Lokasi : Pose Studio

Category: , 0 komentar

Menghindari Perpecahan dan Menjaga Keharmonisan Keluarga

Keluarga adalah sebuah ruang, rumah, tempat asal, dan tempat kembali, seseorang dalam kehidupannya. Setiap manusia pasti memiliki keluarga. Bagaimana mungkin seseorang tercipta bagaikan pertunjukan sulap, sim salabim langsung jadi. Manusia pasti melalui proses tertentu hingga ia hadir di dunia.

Keluarga adalah tempat seseorang berasal. Adanya seorang anak tentu terlahir dari seorang ibu yang dibuahi oleh seorang bapak meskipun semuanya tidak lepas dari kekuasaan Tuhan. Setelah ketiganya berkumpul dalam suatu ruang, misalnya rumah, kebersamaan itu dapat dikatakan sebagai sebuah keluarga.

Seberapa Pentingkah Keluarga?

Jika ada pertanyaan itu, jawabannya sangatlah kompleks. Keluarga adalah segalanya, bagian terpenting dari yang penting. Kehadiran teman maupun jalinan hubungan lain memang dapat menghadirkan kepentingan tertentu. Namun, keluarga adalah sebaik-baiknya tempat kembali. Tak kenal pamrih dan tak berbalas.

Komunikasi dalam Keluarga

Sebagai makhluk sosial, manusia tentu harus berinteraksi dengan sesamanya melalui jalan komunikasi. Komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun, yang terpenting adalah dengan bahasa atau tuturan. Dengan bertutur, manusia dapat saling mengenal, memperhatikan, dan mengungkapkan perasaan.

Keluarga adalah kehidupan sosial yang paling kecil. Misalnya, hanya terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Seharusnya, kehidupan sosial mini ini dapat berlangsung dengan hangat karena jumlah anggota masih sangat sedikit sehingga memungkinkan setiap anggota untuk saling mengenal dan saling mempedulikan.

Komunikasi yang lancar akan menghadirkan suasana hangat dalam keluarga. Tidak ada perselisihan, kesalahpahaman, dan efek-efek buruk lain. Keadaan keluarga yang nyaman akan berpengaruh positif bagi perkembangan mental anak. Guru pertama anak-anak adalah orangtuanya. Apa yang dilakukan orangtua cenderung ditiru anak-anak.

Papa Sibuk, Mama Kerja

Pernah mendengar istilah ini? Inilah situasi “kekeluargaan” kini. Terutama, di kota-kota besar. Anak bahkan tak lagi “mengenal” siapa ayah dan ibunya. Anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan pengasuhnya. Anak dibiarkan untuk “dijaga” oleh seseorang yang tak bertalian darah.

Padahal, anak membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih dari kedua orangtuanya. Anak merindukan sentuhan dan sapa lembut ibu. Anak menginginkan nasihat-nasihat dan kebijakan ayah. Namun, dunia kerja dan kemajuan zaman telah menggerus semua itu. Yang lebih penting adalah kerja dan kerja demi “anak dan keluarga”.

Dampak Kurangnya Komunikasi dalam Keluarga

Kurangnya perhatian yang diperoleh anak dari kedua orangtua akan memunculkan berbagai bentuk “perlawanan” yang cenderung merugikan. Anak akan melakukan hal-hal yang berada di luar norma. Alasannya hanya satu, ingin diperhatikan. Namun, jangankan diperhatikan, bertegur sapa dengan orangtua pun jarang. Bahkan, tidak.

Berikut ini beberapa efek negatif akibat kurangnya komunikasi antarkeluarga.


  • keluarga akan diramaikan dengan pertengkaran karena sering terjadi kesalahpahaman mencerna suatu hal.
  • Hubungan antara anak dan orangtua cenderung menjauh.
  • Anak akan melakukan hal-hal negatif sebagai ajang cari perhatian.
  • Anak akan kehilangan rasa hormat dan cenderung takut pada orangtuanya.
  • Memicu pertengkaran suami istri karena saling menyalahkan saat anak melakukan sebuah pelanggaran.
  • Mencetak anak-anak broken home.

ngintip dikit yuk

ini alamat lengkapnya di perumahan :P

ini tampak depannnya
Ini abis masang horden ma adk :)

aku dan dia ^_^

Category: 0 komentar

edit foto by john executive



neh poto2nya di edit ma temen yaitu john executive (nama di fb nya)
Category: 0 komentar

malam tahun baru ma cinto


ni ceritanya pas malam taon baru sebelum beranjak ke acara bakar-bakar di asiabaru
Category: 0 komentar

Komentar Terbaru


Pesan Online